Rabu, 05 September 2012

Redakan Sakit Hati Setelah Putus Cinta

Putus Cinta

Tak ada orang yang tidak merasakan sakit saat putus cinta. Anda pun pasti pernah mengalaminya. Bagi sebagian orang, bahkan merasakan sakit yang teramat sangat di saat putus cinta. Putus cinta memang menyakitkan, tapi cobalah untuk tidak terlalu larut dalam kesedihan itu.



Ada beberapa cara untuk menghilangkan sakit hati setelah putus cinta: 

Jangan Bertemu Dengan Mantan Kekasih untuk Sementara Waktu. Setelah Anda putus cinta, hindari untuk bertemu atau menghubunginya. Perasaan sayang yang masih ada mungkin mendorong anda untuk mencoba menelepon, mengirim pesan atau bertemu dengannya. Justru tindakan ini akan mengingatkan sakitnya putus cinta. Anda harus benar-benar putus hubungan dengan sang mantan, setidaknya untuk beberapa bulan untuk menyembuhkan sakit hati Anda.

Nikmati rasa sakit itu. Adalah hal wajar ketika kita kehilangan seseorang yang dicintai. Saat merasakan sakit, itu berarti sebuah tanda bahwa Anda sedang dalam proses penyembuhan. Menangislah jika Anda ingin menangis, berteriaklan jika memang bias membuat perasaan sedikit lega. Terkadang rasa sakit itu menginspirasi Anda untuk melakukan hal yang lebih baik, yang sebelumnya tidak pernah Anda lakukan.
Menyibukkan Diri. Salah satu cara terbaik untuk melupakan mantan adalah dengan menyibukkan diri. Dengan begitu Anda tidak akan memikirkan mantan kekasih, dan beralih pada kesibukan AAnda. Cobalah terlibat di berbagai kegiatan, pilih aktivitas yang Anda senangi untuk mengalihkan pikiran Anda dari sang mantan.

Curahkan Kesedihan Anda Kepada Teman Dekat. Boleh saja menceritakan bagaimana sakit hatinya Anda setelah putus cinta. Tapi bukan berarti Anda menceritakan kepada semua orang yang Anda temui. Bukannya bersimpati, tindakan ini justru bisa membuat teman-teman menjauhi Anda, bahkan jika ada yang tidak senang kepada Anda akan menertawakan Anda. Bicaralah hanya pada orang atau teman dekat Anda, yang cukup mengerti Anda dan mu mendengar setiap keluh kesah Anda. Akan lebih baik lagi jika orang tersebut bisa menenangkan, mencarikan solusi dan mendorong Anda untuk kembali bangkit.

Tumpahkan Perasaan Anda dalam Tulisan. Menumpahkan semua kekesalan, sakit hati dalam tulisan bisa jadi alternative untuk meredakan sakit hati akibat putus cinta. Keluarkan semua dalam tulisan di buku harian, secarik kertas atau computer (tetapi jangan menyebarkannya ke grup email atau jejaring sosial). Setelah sembuh dari rasa sakit hati itu, Anda bisa membacanya kembali sebagai alat introspeksi untuk menjalin hubungan yang lebih baik dengan pasangan berikutnya.

Fokus Pada Karir. Jangan sampai kesedihan ini mengganggu peforma kerja Anda. Mungkin agak sulit berkonsentrasi kerja di saat kita didera masalah. Tapi cobalah untuk menjadikan karir sebagai pengalihan rasa sakit hati kita. Prioritaskan karir dalam hidup Anda. Dengan fokus dalam bekerja, tak hanya membantu Anda melupakan sakit hati tersebut, tapi juga meningkatkan performa kerja.

Nikmati Kesendirian Anda. Putus cinta memang menyakitkan, dan bukan hal mudah untuk melupakan rasa sakit itu. Anda butuh waktu lama untuk menenangkan diri. Jangan langsung coba menjalin hubungan baru setelah putus cinta sebagai pelarian.
 
Hanya Coretan Kecil © 2012 | All Rights Reserved |